Menanamkan Filantropis sejak dini pada siswa SD Muhammadiyah 18


Setiap pagi Siswa SD Muhammadiyah 18 Surabaya seperti biasa melakukan shalat dhuha berjama'ah, namun di hari itu ada yang berbeda dengan hari biasanya, Senin (7/8/2017). Karena di hari itu SD Muhammadiyah 18 kedatangan tamu dari PDM Kota Surabaya.
Jika setiap hari Usai shalat dhuha berjama'ah ada kultum dari siswa, kali ini kultum di sampaikan oleh Arif'an yang menjabat sebagai sekretaris PDM Kota Surabaya, beliau menyampaikan pentingnya berbagi dan peduli dengan sesama berdasarkan perintah Allah dalam Surat Al - Ma'un.

Dalam kesempatan itu Arif'an juga mengajak siswa menghafal & menyampaikan Surat tersebut beserta artinya di depan, Fachri dengan fasih membacakan Surat Al - Ma'un dan Indra membacakan artinya kemudian keduanya diberikan hadiah berupa uang Rp. 50.000,-.

 Usai kultum, Dilakukan serah terima 500 kaleng Infaq siswa yang merupakan program gerakan Filantropis Cilik dari Lazizmu, serah terima ini dilakukan oleh Ainul Rofiq selaku kepala Sekolah kepada Andre selaku sekretaris Lazizmu Kota Surabaya.
Indra siswa kelas 3 mengaku tiap hari menabung Rp. 500,- dari uang sakunya yang diberikan ibunya sebanyak Rp. 7.000,-
Sementara Izza siswi kelas V mengaku berbeda, tiap harinya dalam menabung antara Rp. 1000,- hingga Rp. 3.000,- dengan jumlah uang saku yang sama Rp. 7.000,- 
Walaupun demikian keduanya mengaku senang bisa menyisihkan sedikit dari uang sakunya dan tidak merasa kurang jika harus mengurangi jajannya di sekolah.

Menurut Andre, para guru di sekolah tersebut menyambut baik program “Filantropis Cilik” Lazismu. “Alhamdulillah, respon para guru baik kepada kami dan anak-anak pun tampak semangat ketika diberi gambaran mengenai berbagi ke sesama,” ucapnya.

Dia menjelaskan, program Filantropi Cilik bertujuan mengajari anak-anak agar gemar bersedekah. “Kecil-kecil harus belajar peduli dalam berbagi. Semoga berkah dan manfaat,” ujarnya sambil berharap program ini bisa membantu program “Ayo Sekolah, Rek!" salah satu program Lazismu Kota Surabaya untuk membantu anak-anak dari keluarga dhuafa yang kesulitan biaya sekolah (Izzy)


About SD MUHAMMADIYAH 18

Islamic Full Day School Education:
Merupakan sistem pendidikan yang menerapkan pembelajaran integrated learning dengan memadukan pembelajaran tuntas dan nyaman serta pembiasaan karakter dan nilai islami dalam kehidupan sehari-hari yang tidak lepas kerjasama orang tua dalam aktivitasnya.Program tersebut diharapkan mampu membawa perubahan sikap, perilaku serta pola pikir yang melekat pada peserta didik sampai pada pergaulan dan lingkungan sekitarnya dengan menjadi muslim dan muslimah cerdas yang tangguh sebagai hamba Allah dan khalifah-Nya.

0 comentários:

Posting Komentar