Learning By Doing. Siswa Kelas 3 SD Muhammadiyah 18 Surabaya Kunjungi Peternakan Sapi & Kampung Tempe.


Menurut tokoh teori belajar yaitu J. Piaget, bahwa siswa SD dalam perkembangan kognitifnya dan pembelajarannya masuk dalam fase Operasional Konkrit. Dimana dalam belajar diperlukan pembelajaran yang real/nyata. Untuk itu  siswa kelas 3 diajak berkunjung ke tempat peternakan sapi dan kampung tempe. Kunjungan ini juga merupakan aplikasi dari pembelajaran dengan tema "PENGOLAHAN TEKNOLOGI PANGAN".

Tempat peternakan sapi yang kami kunjungi berada di jalan Wonocolo 6/2 milik Bapak H. Yusuf. Di tempat tersebut anak2 dipersilahkan untuk mencoba memerah susu sapi secara langsung sesuai dengan arahan dari petugas di sana. Selain itu, anak2 juga bisa memberi makan rumput secara langsung serta menikmati berbagai olahan susu sapi seperti yogurt dan susu sapi dalam kemasan botol dengan berbagai rasa: coklat, strawberi, anggur, bubble gum. Setelah anak2 merasa puas di peternakan sapi ini. Kami pun berpindah lokasi untuk mengunjungi kampung tempe tepatnya di jalan Tenggilis Kauman gang Buntu. Kampung tempe ini ternyata sudah di bawah binaan Departemen Perindustrian dan Perdagangan kota Surabaya. 
Di tempat tersebut, anak2 diajari cara membuat tempe mulai dari mencuci bahan dasarnya, mengolah hingga pengemasannya. Produk yang dihasilkan dari kampung tempe ini ada tempe yang sudah jadi dan kripik tempe yang harganya terjangkau oleh masyarakat. Hasil dari kunjungan di dua tempat tersebut adalah anak2 bisa mengerti proses pengolahan pangan secara langsung, yang awalnya hanya mendapat informasi dari guru dan  membaca buku. Sekarang menjadi lebih paham dan mengerti tentang prosesnya. Semoga   kunjungan ini bisa selalu mereka ingat dan bermanfaat kelak jika mereka sudah dewasa.





















Share on Google Plus

About SD MUHAMMADIYAH 18

Full Day School Education: Merupakan sistem pendidikan yang menerapkan pembelajaran mulai pagi hingga sore hari. Pembelajaran yang dilakukan adalah Integrated learning dengan memadukan pembelajaran tuntas dan nyaman dipadukan dengan pembiasaan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari yang tidak lepas kerjasama dengan orang tua dalam aktivitasnya. Program tersebut diharapkan mampu membawa perubahan sikap, prilaku serta pola fikir yang melekat pada peserta didik sampai pada pergaulan dan lingkungan sekitarnya.

0 komentar:

Posting Komentar

Alhamdulillah....PPDB Tahun Pelajaran 2018-2019 kuota terpenuhi, kami membuka inden Tahun Pelajaran 2019-2020, Terima kasih atas kepercayaan Bapak/Ibu Wali Murid sangat berharga bagi SD Muhammadiyah 18 Surabaya dalam mencetak generasi unggul, santun, dan berprestasi