Dua Siswa SD Muhammadiyah 18 Surabaya Ini Juarai Gladen Ageng Jemparingan Tingkat Nasional


Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangkalan adakan Gladen Ageng Jemparingan Tingkat Nasional dalam memperebutkan piala Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur yang berlangsung pada hari Minggu (2/12/18) bertempat di Lapangan Tembak KODIM 0829 Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur.
SD Muhammadiyah 18 Surabaya mengikutsertakan peserta didiknya yang tergabung dalam ekstrakurikuler panahan sebagai perwakilan untuk berlaga dalam ajang perlombaan Gladen Ageng Jemparingan Tingkat Nasional yang memperebutkan kejuaraan panahan dengan kategori panahan tradisional jemparingan.
Perlombaan yang diadakan pada pukul 08.00 - 16.00 WIB ini diikuti oleh ratusan peserta dengan mengenakan pakaian adat dan wajib memakai udeng atau ikat kepala. Kategori pilihan yang dilombakan pun terbagi menjadi tiga. Ada Dewasa Putra/Putri (33m), Remaja Putra/Putri (20m) dan Anak Putra/Putri (15m).
"Selama perlombaan berlangsung tampak terlihat persaingan yang sengit dari masing-masing kategori dalam memperebutkan kejuaraan panahan jemparingan tradisional ini. Terlihat raut wajah yang tengah serius dari Muhammad Haidar Al Firdausi ketika membidik sasaran" ujar Muhammad Zainuddin, selaku guru pendamping.
Siswa yang duduk di bangku kelas 5 itu, tampak tegang. Pasalnya, perlombaan ini merupakan lomba tingkat nasional yang memperebutkan piala Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Namun ketegangannya sirna ketika Ia berhasil melesatkan arah panahnya dan memperoleh nilai 4 poin.
Berbeda dengan Firdaus, temannya yang juga duduk di bangku kelas 5 yang bernama Nada Savira Safitri terlihat lebih santai. Ia berhasil memperoleh nilai 5 poin. "Alhamdulillah, lega sekali. Bisa ikut serta melestarikan budaya jemparingan ini. Pengalaman yang berharga ikut dalam ajang tingkat nasional" terang Nada.
Semangat dan usaha mereka pun tidak sia-sia. Keduanya meraih juara pada kategori anak-anak sebagai peraih penghargaan titis 1 Kategori anak putra : Muhammad Haidar Al Firdausi dan titis 1 Kategori anak putri : Nada Savira Safitri. (Mitha)

Share on Google Plus

About SD MUHAMMADIYAH 18

Full Day School Education: Merupakan sistem pendidikan yang menerapkan pembelajaran mulai pagi hingga sore hari. Pembelajaran yang dilakukan adalah Integrated learning dengan memadukan pembelajaran tuntas dan nyaman dipadukan dengan pembiasaan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari yang tidak lepas kerjasama dengan orang tua dalam aktivitasnya. Program tersebut diharapkan mampu membawa perubahan sikap, prilaku serta pola fikir yang melekat pada peserta didik sampai pada pergaulan dan lingkungan sekitarnya.

0 komentar:

Posting Komentar

Alhamdulillah....PPDB Tahun Pelajaran 2018-2019 kuota terpenuhi, kami membuka inden Tahun Pelajaran 2019-2020, Terima kasih atas kepercayaan Bapak/Ibu Wali Murid sangat berharga bagi SD Muhammadiyah 18 Surabaya dalam mencetak generasi unggul, santun, dan berprestasi